Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu siswi SMP Taruna Nusa Harapan (TNH) Mojokerto. Callista Stacia Sutanto, siswi kelas VIII yang akrab disapa Callista, berhasil meraih medali perunggu pada ajang Kejuaraan Kota (Kejurkot) 2025 cabang lompat tinggi yang digelar pada Jumat, 24 Oktober 2025 di Gelora Ahmad Yani Mojokerto.
Callista, lahir di Mojokerto pada 19 Mei 2012, putri dari pasangan Welly Sutanto dan Anita Kartika Dewi, menjadi salah satu peserta yang mencuri perhatian dalam kategori lompat tinggi. Ia mencatatkan lompatan terbaik 110 cm, sebuah capaian yang begitu mengejutkannya karena persiapan yang sangat singkat.

Keterangan foto : Callista menerima pengalungan medali
Menurut guru olahraga SMP TNH, Bapak Siswanto, S.Pd., bakat Callista sebenarnya sudah terlihat sejak lama.
“Saya melihat potensinya saat kegiatan rutin olahraga di sekolah. Gerakannya lincah, dan ia punya kemampuan koordinasi tubuh yang baik. Karena itu saya dorong Callista untuk mencoba cabang lompat tinggi,” ungkap Pak Sis.

Keterangan foto : Callista berfoto bersama Ibu Dra. Titis Ernani Rofida guru olahraga yang datang memberikan dukungan langsung
Namun, pemantapan menjelang Kejurkot berlangsung sangat cepat. Callista hanya sempat menjalani satu kali sesi latihan khusus di sekolah. Sebelumnya, ia lebih sering mengikuti lomba lari jarak pendek ketika masih SD, meski hasilnya belum memuaskan.
Saat ditunjuk mengikuti Kejurkot, Callista sempat merasa ragu dengan kemampuannya.
“Awalnya saya takut tidak bisa. Tapi pelatih, keluarga, dan teman-teman terus menyemangati. Akhirnya saya memberanikan diri untuk ikut,” kata Callista.
Ia mengaku tidak menyangka bisa meraih medali perunggu.
“Saya kaget sekali, tapi juga sangat bersyukur. Ini pengalaman pertama saya di lompat tinggi,” tambahnya.
Kepala SMP TNH, Bapak Blasius P. Purwa Atmaja, S.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian Callista.
“Prestasi ini bukan hanya membanggakan sekolah, tetapi juga menunjukkan bahwa bakat siswa dapat berkembang dengan baik ketika mendapat dukungan yang tepat. Callista adalah contoh nyata bahwa keyakinan dan usaha tidak pernah mengkhianati hasil,” jelas Pak Blas.
Lebih lanjut, Bapak Siswanto berharap Callista dapat terus fokus mengembangkan kemampuan di cabang lompat tinggi.
“Peluangnya besar. Dengan latihan teratur dan disiplin, Callista punya potensi menjadi atlet andalan Mojokerto,” ujarnya.
Callista sendiri memiliki harapan besar ke depan.
“Saya ingin menjadi atlet yang bisa membanggakan orang tua, sekolah, dan Kota Mojokerto. Saya akan berusaha lebih keras lagi,” tutupnya.

Dengan raihan medali perunggu ini, Callista diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi siswa SMP TNH lainnya untuk tidak ragu mencoba hal baru dan berani mengembangkan bakat dalam bidang olahraga.
![]()
Tinggalkan Komentar